Obat Penyakit 74

Share Seputar Obat dan Penyakit

SELAMAT BELAJAR PENGOBATAN HOLISTIK DAN HERBAL

Mengenal Penyakit Bronchitis

Mengenal Penyakit Bronchitis
Penyakit bronchitis atau dikenal dengan paru-paru basah adalah penyakit pernapasan dimana selaput lendir pada saluran bronkial paru-paru menjadi meradang. Selaput lendir yang meradang tersebut menjadi membengkak dan menjadi lebih tebal, hal ini mempersempit atau menutup saluran udara yang kecil di paru-paru, mengakibatkan batuk yang bisa disertai dengan dahak dan sesak napas.
Atau bisa juga penyakit bronchitis itu adalah peradangan yang terjadi pada pipa bronchial. Pipa bronchial ini berfungsi menyalurkan udara dari dan menuju jantung. Ada dua tipe penyakit bronchitis yaitu, Bronchitis akut dan Bronchitis kronis. akut (berlangsung dari satu sampai tiga minggu) dan kronis (berlangsung setidaknya 3 bulan dalam setahun, selama dua tahun berturut-turut). Yang mana orang dengan asma juga mungkin memiliki asma bronkitis, peradangan dari selaput tabung bronkial.
Di negara barat, kekerapan bronchitis diperkirakan sebanyak 1,3% diantara populasi. Di Inggris dan Amerika penyakit paru kronik merupakan salah satu penyebab kematian dan ketidak mampuan pasien untuk bekerja. Kekerapan setinggi itu ternyata mengalami penurunan yang berarti dengan pengobatan memakai antibiotik. Sedangkan di Indonesia belum ada laporan tentang anka-angka yang pasti mengenai penyakit ini. Kenyataannya penyakit ini sering ditemukan di klinik-klinik dan diderita oleh laki-laki dan wanita. Penyakit ini dapat diderita mulai dari anak bahkan dapat merupakan kelainan congenital.
Kondisi yang umum dari kondisi bronchitis akut sering kali berkembang dari pilek maupun infeksi pernapasan lainnya. Bronchitis akut biasanya membaik dalam beberapa hari tanpa menyisakan efek, meskipun anda dapat terus batuk dalam beberapa minggu. Bronchitis akut juga mungkin yang menyebabkan batuk dan produksi dahak yang kadang menyertai infeksi saluran pernapasan atas. Dalam banyak kasus, infeksinya berasal dari virus, tapi kadang-kadang bisa disebabkan oleh bakteri.
Sedangkan bronchitis kronis adalah kondisi yang lebih serius, kondisi ini adalah iritasi atau peradangan secara konstan pada pipa bronchial dan sering disebabkan oleh kebiasaan merokok. Bagaimanapun jika anda memiliki kondisi bronchitis yang berulang, anda mungkin saja mengalami bronchitis kronis. Bronchitis kronis adalah satu dari kondisi terkait dengan chronic obstructive pulmonary disease (COPD).

Gejala bronchitis


Pengobatan untuk bronchitis difokuskan untuk meredakan gejala dan memudahkan jalan napas. Berikut ini beberapa gejala bronchitis akut dan kronis yang perlu Anda ketahui:




  • Batuk
  • Adanya lendir, baik yang tidak berwarna, putih atau berwarna kuning kehijauan
  • Napas pendek, yang memburuk bahkan saat mengerahkan sedikit tenaga
  • Napas sesak
  • Lelah
  • Demam ringan dan menggigil
  • Rasa tidak nyaman pada dada



Jika anda mengalami bronchitis akut, anda mungkin memiliki batuk yang tetap ada dalam beberapa minggu setelah bronchitis sembuh. Bagaimanapun gejala bronchitis dapat membingungkan. Anda dapat tidak memiliki lendir ketika anda mengalami bronchitis, dan anak-anak sering menelan lendir tersebut sehingga orang tua mungkin tidak dapat mengetahuinya. Ada dapat mengalami bronchitis kronis tanpa mengalami bronchitis akut terlebih dahulu. Serta banyak perokok yang harus membersihkan lendir pada tenggorokannya pada pagi hari ketika bangun dari tidur, yang jika hal ini berlanjut lebih dari tiga bulan maka mungkin ia mengalami bronchitis kronis.


Jika anda mengalami bronchitis kronis, peradangan dalam jangka waktu lama menyebabkan pipa bronchila terluka dan memproduksi terlalu banyak lendir. Lama kelamaan dinding pipa bronchial akan menebal dan jalan napas anda dapat terluka. Tanda dan gejala bronchitis kronis juga dapat berupa:




  • Batuk yang memburuk pada pagi hari dan pada cuaca lembab
  • Sering mengalami infeksi pernapasan (seperti pilek dan flu) dengan batuk berdahak yang memburuk



Jika anda mengalami bronchitis kronis, anda dapat memiliki periode dimana tanda dan gejala akan memburuk. Pada saat itu anda dapat memiliki bronchitis akut yang berlapis baik karena bakteri maupun virus sebagai tambahan pada bronchitis kronis anda.

Penyebab bronchitis

Virus
Penyebab bronchitis yang pertama adalah virus. Seperti yang telah saya sebutkan tadi di atas, bronchitis akut umumnya disebabkan oleh infeksi paru, dengan 90% di antaranya disebabkan oleh virus. Yang harus menjadi perhatian disini adalah serangan yang berulang dari bronchitis model ini. Serangan berulang dari bronchitis akut, dapat melemahkan dan mengiritasi saluran udara bronkial dari waktu ke waktu, serta dapat mengakibatkan bronchitis kronis.
Polusi industri
Penyebab bronchitis yang kedua adalah polusi. Hal ini terbukti dengan ditemukannya dengan tingginya jumlah penderita bronchitis kronis di daerah-daerah penambang batubara, pekerja biji-bijian, pembentuk logam, dan orang yang terus-menerus terkena debu dan asap.
Merokok
Bagi para perokok aktif atau berat sangat beresiko terkena penyakit bronchitis, ini dikarenakan asap rokok dapat mengakibatkan iritasi pada saluran bronkial dan dapat menyebabkan penumpukan lendir di dalam saluran paru-paru. Tidak hanya prokok aktif, ternyata perokok pasif juga dapat terjangkit bronchitis ini yang disebabkan oleh karena terhisapnya asap rokok dan terutama bagi kalangan bayi dan balita.
Sulfur dioksida dan polutan lainnya
Penyebab lain dari terinfeksinya organ paru-paru atau penyakit bronchitis juga dapat disebabkan oleh konsentrasi tinggi yang dihasilkan dari sulfur dioksida dan palutan lain atmosper bumi.
Sekian postingan saya tentang mengenal penyakit bronchitis, semoga bermanfaat.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top