Siapa sih orang tuanya yang akan bisa tenang bila melihat anak kesayangannya menderita. Iya sih gan…, semua orang tua pasti merasakan hal yang sama bila sakit menimpa anak kesayangan kita. Begitupun ketika anak kita mengeluhkan sakit kepala. Pasti pikiran kita melayang entah kemana…, jangan…, jangan….
Ketika sakit kepala menimpa anak kesayangan kita…, perasaan khawatir tentu akan menghantui pikiran kita.., apa sebenarnya yang terjadi….? Perlukah diberi obat….? Bahaya atau tidak…..? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang mungkin yang berkecamuk dalam benak orang tua sang anak.
Padahal ada sebuah tips sederhana yang tidak kita pikirkan yang mungkin dapat meringankan rasa sakit kepala anak kita. Menurut Dr Ellie Cannon, dokter dari Cambridge University, obat terbaik bagi anak yang mengeluh sakit kepala adalah pelukan dan ciuman. Dan katanya lagi…, kebanyakan dari mereka merasa nyaman dan melupakan sakit kepalanya setelah hal itu.
Sakit kepala, kata Ellie, umumnya merupakan tanda-tanda dari dehidrasi atau flu. Meskipun dia tidak menampik kemungkinan sakit kepala bisa jadi tanda penyakit yang lebih serius, seperti tumor otak.
Menurut penelitian anak-anak juga mengalami sakit kepala dan migrain. Banyak penderita sakit kepala pada orang dewasa, mulai mengalami sakit kepala pada masa anak-anak, bahkan 20% dari penderita sakit kepala dewasa mengatakan sakit kepala mereka dimulai sebelum usia 10 tahun, dan 50% melaporkan sakit kepala mereka dimulai sebelum usia 20 tahun.
Sakit kepala sangat umum pada anak-anak dan remaja. Dalam sebuah penelitian, 56% anak laki-laki dan 74% anak perempuan yang berusia antara 12 dan 17 tahun, pernah mengalami sakit kepala dalam bulan-bulan terakhir. Pada usia 15 tahun, 5% dari semua anak dan remaja pernah mengalami migrain dan 15% pernah mengalami sakit kepala karena tegang.
Banyak orang tua khawatir bahwa sakit kepala anak mereka adalah tanda dari tumor otak atau kondisi medis yang serius, akan tetapi kebanyakan sakit kepala pada anak-anak dan remaja adalah bukan hasil dari penyakit yang serius.
Anak-anak mendapatkan jenis sakit kepala yang sama seperti pada orang dewasa, termasuk: sakit kepala karena tegang, migrain, dan sakit kepala sinus.
Anak-anak mengalami sakit kepala dengan banyak alasan yang sama seperti pada orang dewasa mengalami sakit kepala. Tetapi, kebanyakan sakit kepala pada anak-anak biasanya karena penyakit, infeksi, dingin, atau demam. Kondisi lain yang dapat menyebabkan sakit kepala termasuk sinusitis (radang sinus), faringitis (radang atau infeksi tenggorokan), atau otitis (infeksi telinga).
Penyebab pasti dari migrain tidak diketahui, meskipun sakit kepala terkait dengan perubahan di otak serta penyebab genetik. Selama bertahun-tahun, para ilmuwan percaya bahwa migrain terkait dengan perluasan (dilatasi) dan konstriksi (penyempitan) pembuluh darah di permukaan otak. Namun, sekarang ini percaya bahwa migrain disebabkan oleh kelainan yang diwariskan di daerah tertentu di otak.
Sebagian besar anak dan remaja (90%) yang memiliki migrain, memiliki anggota keluarga lain yang memiliki migrain. Ketika kedua orang tua memiliki riwayat migrain, maka ada kemungkinan 70% bahwa anaknya juga akan memiliki migrain. Jika hanya satu orangtua memiliki riwayat migrain, risikonya turun menjadi 25% -50%. Anak-anak dan remaja dengan migrain juga dapat mewarisi kecenderungan untuk terpengaruh oleh pemicu migrain tertentu, seperti kelelahan, cahaya terang, dan perubahan cuaca.
Beberapa pemicu migrain antaral lain: stres, kecemasan, depresi, perubahan rutinitas atau pola tidur, cahaya terang, suara keras, atau makanan tertentu, aditif makanan, dan minuman. Terlalu banyak aktivitas fisik atau terlalu banyak sinar matahari juga dapat memicu migrain pada beberapa anak atau remaja.
Penyebab umum dari sakit kepala karena tegang yaitu berjuang untuk nilai akademik serta stres emosional yang berhubungan dengan keluarga, sekolah, atau teman. Penyebab lain dari sakit kepala ini meliputi kelelahan mata dan leher atau punggung tegang karena sikap tubuh yang buruk. Depresi juga dapat menjadi alasan anak Anda mengalami sakit kepala ini.
Ketika sakit kepala karena tegang memburuk dari waktu ke waktu dan terjadi bersamaan dengan gejala neurologis lainnya seperti kehilangan pandangan, masalah dalam berbicara, atau kelemahan otot, maka tanda-tanda tersebut dapat menjadi tanda dari masalah yang lebih serius, seperti:
· Hidrosefalus (penumpukan abnormal dari cairan di otak)
· Infeksi otak meliputi:
- Meningitis (infeksi atau peradangan dari membran yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang)
- Ensefalitis (radang otak)
- Abses
· Perdarahan (perdarahan di dalam otak)
· Tumor
· Gumpalan darah
· Trauma kepala
Jika Anda mencurigai salah satu kondisi yang tercantum di atas, segera bawa anak Anda ke dokter untuk diperiksa.
Selain hal-hal di atas, bila sakit kepala terus dikeluhkan anak, bahkan semakin berat atau semakin sering, dan ibu tak berhasil menemukan penjelasannya, ada baiknya ibu berkonsultasi dengan dokter. Perhatikan beberapa rambu berikut :
1. Sakit kepala terjadi lebih dari satu kali sebulan.
2. Tidak mudah hilang baik dengan istirahat atau dengan obat sakit kepala.
3. Sangat nyeri, hingga membuat anak tak bisa beraktivitas.
Segera hubungi dokter (instalasi gawat darurat) bila :
1. Kesadaran menurun.
2. Muntah menyemprot tanpa disertai mual (tiba-tiba muntah).
3. Sakit kepala yang membuat anak terbangun dari tidur.
4. Kejang.
5. Gangguan penglihatan mendadak.
6. Lemah atau gangguan gerakan.
7. Sulit berjalan, tampak pincang, tidak bisa berdiri.
8. Tidak bisa bicara.
9. Sakit leher atau kaku leher.
10. Tidak bisa aktivitas.
11. Perubahan kepribadian (menjadi pelupa, menjadi pemarah).
12. Buang air kecil yang sangat banyak atau minum sangat banyak.
Penyebab lain si kecil mengeluh sakit kepala :
1. kurang tidur.
2. kurang cairan.
3. minum obat-obatan tertentu
4. makanan atau minuman tertentu (yang mengandung kafein, monosodium glutamat)
5. terlambat makan
6. melihat komputer atau menonton televisi terlalu lama
7. perjalanan darat yang cukup lama
8. mendengar suara terlalu kencang dalam jangka waktu lama
9. menghirup asap rokok
.jpg)