Selain penyakit maag, flu, diare, dan lain sebagainya, penyakit batuk juga bisa dibilang penyakit untuk semua kalangan. Hampir semua orang pernah mengalami apa yang disebut batuk. Anak kecil kena, yang udah tua apalagi, wanita sama laki nggak ada bedanya. Pokoknya, hampir semua pernah mengalami batuk. Namun yang menjadi permasalahan adalah, tahukah anda…., batuk jenis apakah yang sering menghampiri anda….? Karena saya yakin, meskipun hampir setiap orang pernah mengalami batuk, tapi beda orang pasti beda jenis batuknya. Betuk yang diderita oleh si A belum tentu sama dengan batuk yang diderita oleh si B.
Mengetahui jenis batuk yang sering menyerang dan menghampiri kita, akan menentukan penanganan selanjutnya. Karena pada dasarnya, beda batuk beda lagi obat dan cara penanganannya. Dan oleh karena itulah pada posting kali ini saya akan coba berbagai macam batuk. Oh iya gan, Gejala batuk biasanya menyertai penyakit lain seperti influenza. Bila seseorang terserang flu, dia akan mengalami pilek, demam, sakit kepala yang disertai batuk. Namun, batuk juga bisa timbul akibat peradangan pada paru-paru, misalnya penyakit tuberculosis (TBC).
Menurut dokter Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), dr Siselia Titis Iramawati, batuk adalah sebuah refleks fisiologi untuk melindungi tubuh dari benda-benda asing yang masuk ke tenggorokan. Jika ada benda asing yang masuk ke tenggorokan, tubuh akan berusaha mengeluarkannya dengan cara batuk. Tapi, batuk juga bisa karena gejala dari suatu penyakit tertentu. Dalam jalan udara di tenggorokan ada banyak rambut getar yang terus bergerak dan berfungsi untuk menyapu bersih benda-benda asing yang masuk.
Oke deh gan…, kita langsung pada jenis-jenis batuk
Jenis batuk berdasarkan waktu terjadinya
Batuk dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu batuk akut dan batuk kronis. Keduanya dikelompokkan berdasarkan waktu. Batuk akut adalah batuk yang berlangsung kurang dari 14 hari serta dalam 1 periode. Bila batuk sudah lebih dari 14 hari atau terjadi dalam 3 peroode selama 3 bulan berturut-turut, maka disebut batuk kronis atau batuk kronis berulang.
Batuk kronis berulang yang sering menyerang anak-anak adalah karena asma, tu-berkolosis (TB), dan pertusis (batuk rejan/batuk 100 hari). Pertusis adalah batuk kronis yang disebabkan oleh kuman Bordetella pertussis. Pertussis dapat dicegah dengan imunisasi DPT (Diphten Pertussis Tetanus) pada balita.
Berikut ini macam-macam batuk yang biasa terjadi :
a. Batuk berdahak
Batuk berdahak atau biasa dikenal dengan istilah batuk infeksi, jenis batuk ini bila tidak segera diobati akan memperparah infeksi saluran pernapasan dan napas penderita menjadi sesak karena banyaknya jumlah dahak yang berwarna kuning maupun hijau yang dihasilkan dapat menyumbat saluran pernapasan.
b. Batuk Kering
Batuk ini ditandai oleh tenggorokan yang terasa gatal namun tidak mengeluarkan dahak, sehingga merangsang timbulnya batuk. Penyakit influensa biasanya diawali dengan batuk yang disertai pilek dan demam. Batuk ini harus diobati, karena mengganggu kenyamanan tidur, perut nyeri, muntah, bahkan bila batuknya keras akan dapat memecahkan pembuluh darah pada mata. Ini terlihat pada bagian putih mata yang nampak bercak darah.
c. Batuk khusus yang terbagi menjadi tujuh.
1. Batuk rejan atau biasa disebut dengan batuk 100 hari, jenis batuk ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut Bordetella pertussis yang menginfeksi pada saluran napas (infeksi pada paru-paru), penderita akan sangat terganggu karena serangan batuk sangat sering dan cukup lama sehingga menyebabkan pita suara radang dan suara parau. Batuk ini kerap diakhiri dengan suara seperti ingin muntah ketika kita mengambil napas. Batuk seperti ini disebabkan oleh bakteri pertussis ini dapat menular melalui percikan cairan dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi yang dapat keluar karena bersin, batuk, atau tertawa.
2. Batuk karena penyakit TBC, batuk ini juga berlangsung lama meski pada awalnya hanya seperti influenza dengan batuk kecil-kecil yang timbul sesekali bahkan kadang kadang seperti hanya berdehem tapi perlu diwaspadai terutama jika batuknya muncul di malam hari yang disertai rasa sesak didada maka bagi anda yang mengalaminya sangat disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter dan pemeriksaan laborat. Yang perlu digaris bawahi bahwa batuk-batuk pada penderita TBC tidak selalu disertai disertai bercak darah segar.
3. Batuk karena asma, sehabis serangan asma lendir banyak dihasilkan. Lendir inilah yang merangsang timbulnya batuk.
4. Batuk karena penyakit jantung lemah, darah yang terbendung di paru-paru, menjadikan paru-paru menjadi basah. Kondisi basah pada paru-paru ini yang merangsang timbulnya batuk.
5. Batuk karena gugup, pikiran tidak tenang, ketakutan. Kondisi tersebut bisa mendadak timbul batuk. Batuk seperti ini akan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.
6. Batuk karena kanker paru-paru yang menahun tidak sembuh. Batuknya tidak tentu. Bila kerusakan paru-paru semakin luas, batuk semakin tambah.
7. Batuk karena kemasukan benda asing, pada saat saluran pernapasan berusaha mengeluarkan benda asing, maka akan menimbulkan batuk.
Sekian dulu postingan kali ini mengenai jenis-jenis penyakit batuk. yang mana mudah-mudahan dengan kita mengenal jenis batuk apa yang menghampiri kita, nantinya akan mempermudah kita dalam menangani dan menentukan obat yang cocok buat penyakit batuk yang kita derita.
.jpg)