Obat Penyakit 74

Share Seputar Obat dan Penyakit

SELAMAT BELAJAR PENGOBATAN HOLISTIK DAN HERBAL

Tanya Jawab Tentang Keputihan Disertai Darah

Tanya Jawab Tentang Keputihan Disertai Darah
Keputihan disertai darah pertama
Saya seminggu yang lalu sehabis operasi usus buntu di rumah sakit mitra keluarga cikarang.. Sekarang masa pemulihan dirumah, tetapi sudah beberapa hari ini keputihan saya bercampur darah apa ada kaitannya dengan operasi??? Atau saya harus memeriksakan ke dokter segera? Terimakasih.
Jawaban

Keputihan disertai darah yang normal ditunjukkan keluar nya darah pada masa ovulasi (dilepasnya sel telur dari indung telur), ini karena kadar hormon estrogen yang sementara menurun, membuat endometrium kehilangan hormon pembantu sehingga ada bagian yang tumpah, menyebabkan rutin nya darah yang keluar dari vagina, yakni kelura nya darah saat mens, biasanya berlanjut 2-3 hari,tidak lebih dari 7 hari,disertai dengan nyeri perut. Ini adalah normal.

Sedangkan keputihan disertai darah yang tidak normal dapat disebabkan beberapa hal sbb :
(1) Polip leher rahim. polip leher rahim merupakan perwujudan dari infeksi leher rahim kronis,gejala yang utama keputihan berwarna kuning, disertai bau, keputihan disertai darah dll;
(2) Radang vagina akut. Gejala utama adalah keputihan yang banyak,berair/ purulen,bau,saat infeksi nya berat,muncul tetesan darah pada vagina.
(3) Erosi servik yang parah. Gejala utama adalah keputihan yang banyak, warna nya kuning,lengket serta berbau, juga gatal pada vagina, saat berhubungan mengeluarkan darah, nyeri lumbosakral, nyeri haid dll.
(4) Senile vaginitis. Secara klinis menunjukkan sekresi vagina bertambah berwarna kuning pucat,jika serius bisa keputihan darah bernanah;
(5) Kanker serviks. Setelah berhubungan ada darah yang keluar/ sekresi vagina yang bertambah banyak;
(6) Kanker endrometrial. Secara klinis ditunjukkan pada pendarahan yang tidak teratur, jumlah darah yang keluar kadang banyak & sedikit,wanita pra menopause menstruasi nya bertambah & waktu nya panjang. muncul pendarahan pada wanita pasca menopause.

Alat kontrasepsi IUD keputihan disertai darah, kadang karena rotasi alat kontrasepsi, keputihan sering bercampur dengan bercak darah.

Pendarahan rahim disfungsional, disingkat “DUB”, sering ditunjukkan sebagai kehilangan keteraturan siklus menstruasi normal,menostatis, bahkan pendarahan vagina yang tidak teratur dll. Biasa nya ada 2 macam DUB anovulasi& DUB ovulasi,awal nya terjadi gangguan pada fungsi ovulasi,terjadi pada pubertas & menopause, kehilangan fungsi luteal, sering dijumpai pada wanita pada masa subur. Gejala utama gangguan siklus haid, volume nya bertambah, waktu nya panjang.

Penyebab keputihan berdarah sangat banyak, kondisi fisik setiap orang berbeda, gejala yang muncul juga berbeda. , maka dari itu, disarankan setelah timbul gejala keputihan yang tidak normal harus diperiksakan ke rumah sakit spesialis kebidanan dan kandungan untuk melakukan pendiagnosaan,serta melakukan pengobatan di bawah arahan dokter.

Keputihan disertai darah kedua

Dok, saya 26 tahun dan belum menikah. Mempunyai riwayat menstruasi tidak teratur sejak remaja. Setiap menjelang haid, saya sering merasakan nyeri perut/ kram perut di perut bawah bagian kiri atau kanan, disertai keputihan. Bahkan, bisa tiba-tiba kram hebat selama 5-10 menit tanpa keputihan.

Keputihan yang saya alami, jika saya melihat bekas celana dalam, berwarna kekuningan, dan menurut saya agak bau, tapi tidak terlalu menyengat atau amis. Beberapa kali saya pernah menjumpai keputihan saya kental, disertai dengan adanya sedikit darah coklat/kehitaman. Apakah ini merupakan kelainan? Ataukah gejala Kanker?

Jawaban:

Mbak Citra, kondisi nyeri haid bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Di antaranya dapat disebabkan karena endometriosis, atau infeksi pada saat haid yang disertai dengan terjadinya keputihan.

Dalam hal ini, indikasi dasar bagi keputihan yang wajar adalah tidak berbau, tidak panas, tidak gatal dan tidak berwarna. Nah untuk itu, bila dirasakan kondisi keputihan yang dialami berbeda dari ciri keputihan normal, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Problem keputihan yang berwarna kekuningan, bahkan kehitaman disertai dengan bercak darah harus segera diobati. Di antaranya, sesuai dengan arahan dokter yang melakukan observasi, termasuk dapat menggunakan antibiotik. Dalam kondisi keputihan yang berlangsung lama, hal ini dapat memicu terjadinya kanker serviks. Semoga Mbak Citra bisa memahami penjelasan ini. Terima kasih. (RS)

Keputihan disertai darah ketiga

Salam Dok, saya mau tanya mengenai siklus menstruasi dan keputihan. Saya sering sekali keputihan tapi warnanya bening, hanya terkadang cenderung cokelat. Keputihan saya baru-baru ini ada bercak darahnya, Dok entah karena mau menstruasi atau tidak. Tapi setelah ada darah sedikit di keputihan, saya tidak langsung mens sampai sekarang.

Keputihan ini memang sudah saya alami sejak SMP. Keputihan saya selalu berlebihan hingga tembus ke rok sekolah dulu. Menstruasi saya juga nggak lancar. Kadang sebulan sekali, pernah sampai lima bulan tidak mens, pernah juga mens sampai 40 hari. Akhir tahun lalu saya pernah konsultasi ke dokter tidak menunjukkan adanya kista atau miom. Kini menstruasi saya mulai lancar tapi dua bulan sekali Dok, apa normal? Sebenarnya apa yang harus saya lakukan untuk mengobati keputihan serta menstruasi yang siklusnya tidak menentu.

Jawaban

Keputihan adalah hal yang sering dialami oleh wanita. Keputihan tidak selamanya suatu proses yang berbahaya. Bisa merupakan hal yang sangat normal, terutama apabila keputihan tersebut berkaitan dengan siklus haid, walaupun secara jumlah bisa berbeda-beda dari satu wanita dengan wanita lain. Beberapa hal juga akan mempengaruhi produksi keputihan, seperti penggunaan obat-obatan hormonal dan kehamilan. Harus dicurigai bahwa keputihan tersebut abnormal apabila didapatkan bau menyengat tidak sedap, gatal, warna kemerahan pada kemaluan akibat keputihan tersebut, panas badan dan nyeri saat berhubungan. Kemungkinan besar bila ada gejala tersebut maka adanya infeksi bakteri, jamur, hingga parasit.

Untuk masalah mens tidak teratur, bisa diakibatkan karena 2 hal, yaitu kelainan anatomi (didapatkan tumor jinak seperti myom dan kista sampai tumor ganas atau kanker) dan kelainan sistemik (kelainan hormonal, kelainan fungsi darah, dsb).

Apabila sudah pernah kontrol ke dokter kandungan dan sudah dilakukan pemeriksaan tidak didapatkan myoma atau kista, kemungkinan suatu kelainan sistemik, dan apabila melihat usia Diana yang masih 23 tahun, kemungkinan besar suatu ketidakseimbangan hormonal. Penyebab ketidakseimbangan hormonal paling banyak karena sindroma polikistik ovarium, biasanya disertai dengan pasien yang kelebihan berat badan.

Tetapi bisa juga karena sistem umpan balik hormonal yang belum matang. Apabila penyebabnya yang pertama, menurunkan berat badan dan mengubah gaya hidup dapat memperbaiki. Tetapi apabila penyebabnya yang kedua, maka seiring dengan bertambahnya usia akan teratur dengan sendirinya.

Dalam kedua kasus diatas, pemberian obat hormonal (pil KB) akan membantu menormalkan siklus haid, tetapi apabila penyebab utamanya dtidak diatasi, setelah pil hormonal tidak diminum akan terjadi lagi ketidakteraturan mens ini.

Keputihan disertai darah keempat

Saya perempuan usia 32 tahun, TB 155 cm, BB 48 kg, lajang. Kurang lebih 1 minggu setelah haid selesai, saya biasanya mengalami keputihan yang seringnya tercampur bercak darah. Biasanya bercak ini ada 1-2 harian. Saya pernah memeriksakan diri ke dokter dan dilakukan USG. Tidak ditemukan kista ataupun miom. Menurut dokter itu pengaruh hormon. Apakah benar dan apa ini tidak berbahaya ? Sebentar lagi saya akan menikah, saya takut sulit punya anak. Bagaimana caranya supaya keputihan normal, tidak tercampur darah? Apa ada pantangan makan?

Jawaban:

Keputihan sebelum dan setelah haid adalah hal yang normal normal saja jika tidak gatal dan berbau busuk, begitu juga jika keputihan bercampur darah, ini adalah hal yang wajar mengingat masih tersisa darah haid yang berada di vagina/liang sanggama. Untuk menghindari kontaminasi dengan bakteri atau jamur, maka dianjurkan untuk menjaga kebersihan terutama daerah kelamin sebelum dan sepanjang haid. Jika perlu pakailah cairan pembersih seperti daun sirih untuk mencegah tumbuhnya kuman/jamur. Jika keluhan tetap ada periksakan ke dokter kandungan untuk mencari penyebab lainnya seperti diabetes, polip, dll. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.



Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top