Hati-hati gan…, gejala asam urat biasanya terjadi secara mendadak. Seperti gejala asam urat yang menyerang kaki, dimana nyeri akan dirasakan pada satu sendi ataupun pada sendi yang lainnya. Nyeri sendi biasanya datang pada malam hari, yang mana dapat dilihat dari kaki yang mengalami pembengkakan, kulit menjadi merah atau keunguan, dan juga nampak mengkilat. Biasanya, gejala asam urat pada kaki ini menyerang ibu jari kaki, telapak kaki, pergelangan kaki dan lutut.
Adapun gejala lain yang bisa dirasakan oleh para penderita asam urat antara lain demam, dingin dan juga detak jantung yang sangat cepat. Dan gejala ini biasanya diderita oleh orang yang usianya kurang dari 30 tahun namun sudah menderita penyakit asam urat. Selain itu, gejala ini bisa juga menimpa mereka yang sudah setengah baya dan juga wanita yang sudah mengalami menopause.
Pada saat pertama kali muncul, biasanya asam urat hanya menyerang satu sendi dari tubuh kita dan berlangsung hanya untuk beberapa hari saja. Yang mana gejala ini kemudian akan berkurang secara perlahan ataupun sedikit demi sedikit dan menghilang dengan sendirinya. Yang mana setelah itu, sendi akan kembali dalam keadaan semula sampai pada saat serangan selanjutnya. Dan jika serangan ini terus menerus dalam waktu yang lama dan mengalami perkembangan, dan tidak di obati dalam jangka waktu yang lama pula, maka frekwensinya akan terasa lebih sering dan terjadi di beberapa persendian, dan mengakibatkan kerusakan permanen pada persendian.
Oleh karena itu, secara garis besarnya kemunculan penyakit asam urat dapat kita bagi kedalam empat tahap.
Serangan pertama biasnya cepat sembuh dan serangan selanjutnya akan terjadi setelah waktu yang cukup lama, malahan bisa sampai bertahun-tahun. Dalam fase bebas serangan atau interkritik ini, tidak dijumpai kelainan pada sendi. Karena itu, seringkali orang tidak menduga terkena asam urat dan hanya mengira keseleo atau kena infeksi. Selanjutnya jarak serangan kedua dan ketiga berselang beberapa bulan. Fase ini disebut fase kambuhan atau intermittent gout. Kekambuhan akan semkin sering bila telah kronis (menahun), dan biasanya penderita akan merasa nyeri sepanjang hari.
Gejala asam urat berat dapat menyebabkan bagian tubuh yang terserang menjadi berubah bentuk. Gejala ini dapat terjadi di beberapa bagian tubuh kita, seperti tempurung lutut, punggung lengan, tendon belakang pergelangan kaki, dan daun telinga. Gejala ini banyak ditemui pada pria yang berumur lebih dari 30 tahun, kasus serangan asam urat pada pria mencapai 90%. Pada wanita, gejala ini umumnya ditemui setelah masuk masa menopause, tetapi kasus ini hanya mencapai 10 %.
Adapun gejala umum yang biasa dirasakan ataupun dialami oleh penderita asam urat adalah sebagai berikut,
• Selalu merasa capek dan badan terasa pegal-pegal
• Nyeri di bagian otot, persendian pinggang, lutut, punggung, pundak, dan bahu. Ditandai dengan timbulnya pembengkakan, kemerahan serta rasa nyeri yang sangat pada bagian persendian tadi baik di pagi maupun malam hari.
• Sering buang air kecil di pagi hari saat bangun tidur, maupun malam hari. Biasanya lebih sering di malam hari.
• Muncul rasa linu dan kesemutan yang sangat parah
• Menyebabkan penderita kesulitan untuk buang air kecil.
Adapun gejala lain yang bisa dirasakan oleh para penderita asam urat antara lain demam, dingin dan juga detak jantung yang sangat cepat. Dan gejala ini biasanya diderita oleh orang yang usianya kurang dari 30 tahun namun sudah menderita penyakit asam urat. Selain itu, gejala ini bisa juga menimpa mereka yang sudah setengah baya dan juga wanita yang sudah mengalami menopause.
Pada saat pertama kali muncul, biasanya asam urat hanya menyerang satu sendi dari tubuh kita dan berlangsung hanya untuk beberapa hari saja. Yang mana gejala ini kemudian akan berkurang secara perlahan ataupun sedikit demi sedikit dan menghilang dengan sendirinya. Yang mana setelah itu, sendi akan kembali dalam keadaan semula sampai pada saat serangan selanjutnya. Dan jika serangan ini terus menerus dalam waktu yang lama dan mengalami perkembangan, dan tidak di obati dalam jangka waktu yang lama pula, maka frekwensinya akan terasa lebih sering dan terjadi di beberapa persendian, dan mengakibatkan kerusakan permanen pada persendian.
Oleh karena itu, secara garis besarnya kemunculan penyakit asam urat dapat kita bagi kedalam empat tahap.
Serangan pertama biasnya cepat sembuh dan serangan selanjutnya akan terjadi setelah waktu yang cukup lama, malahan bisa sampai bertahun-tahun. Dalam fase bebas serangan atau interkritik ini, tidak dijumpai kelainan pada sendi. Karena itu, seringkali orang tidak menduga terkena asam urat dan hanya mengira keseleo atau kena infeksi. Selanjutnya jarak serangan kedua dan ketiga berselang beberapa bulan. Fase ini disebut fase kambuhan atau intermittent gout. Kekambuhan akan semkin sering bila telah kronis (menahun), dan biasanya penderita akan merasa nyeri sepanjang hari.
Gejala asam urat berat dapat menyebabkan bagian tubuh yang terserang menjadi berubah bentuk. Gejala ini dapat terjadi di beberapa bagian tubuh kita, seperti tempurung lutut, punggung lengan, tendon belakang pergelangan kaki, dan daun telinga. Gejala ini banyak ditemui pada pria yang berumur lebih dari 30 tahun, kasus serangan asam urat pada pria mencapai 90%. Pada wanita, gejala ini umumnya ditemui setelah masuk masa menopause, tetapi kasus ini hanya mencapai 10 %.
Adapun gejala umum yang biasa dirasakan ataupun dialami oleh penderita asam urat adalah sebagai berikut,
• Selalu merasa capek dan badan terasa pegal-pegal
• Nyeri di bagian otot, persendian pinggang, lutut, punggung, pundak, dan bahu. Ditandai dengan timbulnya pembengkakan, kemerahan serta rasa nyeri yang sangat pada bagian persendian tadi baik di pagi maupun malam hari.
• Sering buang air kecil di pagi hari saat bangun tidur, maupun malam hari. Biasanya lebih sering di malam hari.
• Muncul rasa linu dan kesemutan yang sangat parah
• Menyebabkan penderita kesulitan untuk buang air kecil.
Jika Anda mengalami gejala-gejala diatas, berarti tandanya kadar asam urat dalam tubuh meningkat. Solusinya Anda harus segera konsultasikan keluhan Anda pada dokter! baca juga tulisan saya mengenai tips untuk penderita asam urat dan obat alami untuk asam urat
Sedangkan dampak lain dari gejala asam urat ini adalah timbul beberapa penyakit lain yang diantaranya,
1. Nyeri Sendi
Nyeri sendi karena asam urat terjadi terutama pada sendi yang sering mendapat tekanan misalkan, mata kaki, pangkal jempol kaki dan tangan, tumit, siku dan bisa juga di daerah telinga. Gejala nyeri dirasakan terutama pada malam atau pagi hari pada saat cuaca dingin. Rasa nyeri ini disebabkan karena penumpukan kadar asam urat di celah sendi dan menimbulkan peradangan. Bila sudah terjadi secara kronis, maka akan terjadi kerusakan permanen di sendi tersebut.
2. Batu Ginjal
Batu ginjal dapat berkembang pada orang yang menderita kadar asam urat tinggi, dan batu ginjal mungkin tidak terdeteksi sampai mereka terjebak dalam ureter yang dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa menyakitkan dan membuat seseorang sering buang air kecil, kencing darah, mual dan muntah. Gejala klasik dari batu ginjal adalah nyeri tiba-tiba dan intens dalam perut, panggul, dan daerah pangkal paha, yang cenderung datang secara bertubi-tubi. Gejala tambahan mencakup kencing darah dan rasa nyeri saat buang air kecil.
3. Gagal ginjal
Gejala yang paling parah terkait dengan kadar asam urat tinggi adalah gagal ginjal, yang bermanifestasi menjadi kurang kencing, sesak napas, pembengkakan pada tungkai, kebingungan dan mengantuk, kelelahan, atau nyeri dada. Gagal ginjal dapat berkembang pada pasien dengan leukemia, limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin karena kadar asam urat. Ini biasanya merupakan konsekuensi dari kemoterapi, yang membunuh sel-sel ganas.
4. Penyakit lain
Meskipun penelitian terakhir telah menunjukkan bahwa kadar asam urat tinggi terkait dengan hipertensi, diabetes (kencing manis) dan penyakit jantung, hal itu masih harus diteliti apakah mengurangi kadar asam urat akan mengurangi kondisi tersebut.
Sedangkan dampak lain dari gejala asam urat ini adalah timbul beberapa penyakit lain yang diantaranya,
1. Nyeri Sendi
Nyeri sendi karena asam urat terjadi terutama pada sendi yang sering mendapat tekanan misalkan, mata kaki, pangkal jempol kaki dan tangan, tumit, siku dan bisa juga di daerah telinga. Gejala nyeri dirasakan terutama pada malam atau pagi hari pada saat cuaca dingin. Rasa nyeri ini disebabkan karena penumpukan kadar asam urat di celah sendi dan menimbulkan peradangan. Bila sudah terjadi secara kronis, maka akan terjadi kerusakan permanen di sendi tersebut.
2. Batu Ginjal
Batu ginjal dapat berkembang pada orang yang menderita kadar asam urat tinggi, dan batu ginjal mungkin tidak terdeteksi sampai mereka terjebak dalam ureter yang dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa menyakitkan dan membuat seseorang sering buang air kecil, kencing darah, mual dan muntah. Gejala klasik dari batu ginjal adalah nyeri tiba-tiba dan intens dalam perut, panggul, dan daerah pangkal paha, yang cenderung datang secara bertubi-tubi. Gejala tambahan mencakup kencing darah dan rasa nyeri saat buang air kecil.
3. Gagal ginjal
Gejala yang paling parah terkait dengan kadar asam urat tinggi adalah gagal ginjal, yang bermanifestasi menjadi kurang kencing, sesak napas, pembengkakan pada tungkai, kebingungan dan mengantuk, kelelahan, atau nyeri dada. Gagal ginjal dapat berkembang pada pasien dengan leukemia, limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin karena kadar asam urat. Ini biasanya merupakan konsekuensi dari kemoterapi, yang membunuh sel-sel ganas.
4. Penyakit lain
Meskipun penelitian terakhir telah menunjukkan bahwa kadar asam urat tinggi terkait dengan hipertensi, diabetes (kencing manis) dan penyakit jantung, hal itu masih harus diteliti apakah mengurangi kadar asam urat akan mengurangi kondisi tersebut.
Baca juga artikel tentang obat generik untuk asam urat
.jpg)