Alam fikiran menguasai dan mempengaruhi 50 persen kesehatan kita. Dalam keadaan tertekan ( stress ) yang berkelanjutan atau dalam jangka waktu lama, maka tubuh akan mengeluarkan hormon steroid yang dapat melemahkan sistem imuniti tubuh. Adapun diantara gejala-gejala stress yang sering timbul adalah berupa terlalu sedih, cepat marah, tidur tidak nyenyak, merasa migren, dan lain sebagainya.
Masalah stress banyak bentuknya. Ada yang berupa masalah yang kita pendam selama bertahun-tahun, bisa juga karena tekanan ekonomi, masalah asmara, keluarga, atau bahkan mungkin karena penyakit yang sedang kita derita, dan apapun itu bentuknya yang kita tidak dapat menerimanya dengan ikhlas bisa menimbulkan stress. Sebenarnya yang paling tahu apakah kita sedang terkena stress atau tidak adalah diri kita sendiri. Namun demikian untuk lebih ilmiah dalam hal mendiagnosa seseorang apakah kena stress atau tidak, ada cara mudahnya. Yaitu dengan melihan tanda urat biru hijau di telapak tangan, sepanjang jari-jari dan pergelangan tangan.
Adapun masalah stress ini tidak bisa dipungkiri bahwa pasti setiap orang pernah mengalaminya. Adapun cara mengatasinya secara psikis yaitu dengan cara menyerahkan semua permasalahan kepada Allah, bersabar, ikhlas dan tawakkal kepada_Nya.
Sebagai referensi saya sertakan tingkatan stress menurut ahli ruqyah
- Stress tingkat 1 : Stress pada tingkata seperti ini biasanya disertai perasaan gugup yang berlebih atau terbawa perasaan.
- Stress tingkat 2 : stress pada tingkatan nomor dua biasanya disertai perasaa letih pada waktu bangun tidur, dan gangguan pada sistem pencernaan seperti gangguan usus, perut kembung, jantung berdebar, dan perasaan tegang pada otot dan tengkuk. Oleh karena itu, ketika seseorang terkena kasus pencernaan seperti maag…, coba perhatikan stress anda dulu…., mungkin dari sanalah pangkal permasalahannya.
- Stress tingkat 3 : pada tingkatan ini sudah menggangu tidur. Atau dengan kata lain susah tidur.
- Stress tingkat 4 : sepanjang hari tidak ada semangat.
Oleh karena itu hati-hatilah terhadap yang namanya stress. Karena bisa menjadi musuh dalam selimut. Dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit seperti jantung, tekanan darah tinggi, pencernaan, struk dan lain sebagainya.
Pencegahan stress menurut Al-Qur’an adalah sebagai berikut ;
- Sabar ( surat yusuf ; 18 )
- Dzikir ( surat Ar-rad ; 28 )
- Perbanyak istigfar
- Meyakini ayat Inna ma’al usri yusro ( 94 : 5-6 )
- Berpuasa
- Jima’ dua kali seminggu
Adapun hal lain yang bisa kita lakukan adalah :
- Olah raga teratur, tidur yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi
- Pikiran positif dalam menghadapi setiap permasalahan
- Banyak minum air putih dan berwudlu
- Meluangkan waktu sedikit setiap minggu untuk tadabbur alam dan silaturahmi