Diare....? pernahkah anda..., anak anda atau tetangga anda terkena diare...???
Diare merupakan kondisi yang ditandai dengan encernya tinja yang dikeluarkan dengan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dibandingkan dengan biasanya. Pada umumnya, diare terjadi akibat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, atau parasit. Biasanya diare hanya berlangsung beberapa hari, namun pada sebagian kasus memanjang hingga berminggu-minggu.
Gejala diare bermacam-macam, dimulai dari yang hanya merasakan sakit perut singkat dengan tinja yang tidak terlalu encer hingga ada yang mengalami kram perut dengan tinja yang sangat encer. Pada kasus diare parah, kemungkinan penderitanya juga akan mengalami demam dan kram perut hebat.
Penyebab diare pada orang dewasa dan anak-anak umumnya adalah infeksi usus. Infeksi usus bisa terjadi ketika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang kotor dan terkontaminasi. Mikroorganisme yang sering menyebabkan infeksi usus adalah bakteri, parasit, dan virus seperti norovirus dan rotavirus.
Diare juga bisa timbul akibat faktor-faktor berikut ini:
- Efek samping obat-obatan tertentu,
- Faktor psikologi, misalnya gelisah,
- Konsumsi minuman beralkohol dan kopi yang berlebihan.
Itulah sekilas kiranya penjelasan saya tentang apa itu diare. namun disini saya akan menguraikan beberapa type diare menurut sudut pandang TCM
- Tipe lembab dingin
Feses berair dan hancur, warna kuning muda & berbau busuk. Disertai dengan gejala rasa penuh diepigastrium, sakit perut, boborygmus & kurang nafsu makan.
- Tipe panas lembab
Feses hancur & berbau busuk dengan frekuensi sangat sering. Gejala lain boborygmus , lelah, haus & rasa terbakar dianus.
- Tipe retensi makanan
Diare berbau busuk, muntah dengan rasa asam & busuk, epigastrium penuh, boborygmus, sakit perut hilang setelah defakasi, kurang nafsu makan & demam.
- Tipe defisiensi Qi SP
Feses hancur & lembek terdapat sisa makanan tak tercerna. Gejala lain mafsu makan kurang, sering BAB setelah makan makanan berlemak , sakit perut, rasa begah diatas pusar, muka pucat, lelah & lemas.
- Hiperaktif Qi LR menyerang SP
Sakit perut, diare disertai gangguan emosional, perut tidak nyaman & berkurang setelah defakasi, gejala lain rasa penuh di dada & iga, nafsu makan hilang, rasa pahit di mulut, muntah rasa asam, muka pucat & lelah.
- Kegagalan fungsi LI
Diare yang konsisten, namun tidak ada sisa makanan tak tercerna.
- Diare pagi hari karena kelemahan Yang ginjal.
Buang Air Besar terus-menerus tapi sedikit-sedikit Perut terasa mulas dan sakit Kotorannya berlendir atau berdarah Badan Lemas, demam dan selalu merasa haus.
Lalu bagaimana pengobatannya...
dibawah ini anda bisa memilih beberapa ramuan trandisional yang bisa anda gunakan untuk mengobati diare, anda bisa memilihnya sesuai dengan diare yang telah saya uraikan di atas atau pilih mana bahan yang sekiranya mudah di dapat.
- Obat dengan Ramuan Tradisional : Gambir, Rimpang Kunyit dan Kapur Sirih. Gambir 10 gram Rimpang Kunyit 2 Jari Rendaman Kapur Sirih 5 cc Semua bahan ini ditumbuk halus lalu dibubuhi air masak . Perasan airnya kemudian diminum 3 kali sehar
- Obat dengan Ramuan Tradisional : Jambu Klutuk. 1 genggam daun jambu klutuk 2 Gelas air Garam Secukupnya Tumbuklah daun jambu tersebut bubuhi dengan 2 gelas air masak. Saring kemudian minum dengan diberi sedikit garam biar agak enak rasanya.
- Obat dengan Ramuan Tradisional : Kulit Buah Manggis. Kulit buah manggis 2 buah Air 3 gelas Rebuslah kulit buah manggis dengan 3 gelas air sampai tinggal 1/2 nya. Dinginkan lalu saring dan minum.
Dan sebagai penutup tulisan saya tentang diare ini, saya ingatkan bahwa mencegah lebih baik dari mengobatai. oleh karena itu, saya berikan beberapa tips untuk mencegah terjadinya diare
- Mengolah dan menyimpan makanan/minuman secara higienis
- Selalu menjaga kebersihan tangan sebelum sarapan
- Menghindari makanan yang disajikan dalam kondisi mentah
- Menghindari makanan yang diketahui dapat memicu intoleransi
