Obat Penyakit 74

Share Seputar Obat dan Penyakit

SELAMAT BELAJAR PENGOBATAN HOLISTIK DAN HERBAL

Beberapa Penyebab Dari Amandel

Beberapa Penyebab Dari Penyakit Amandel
Amandel, tonsil atau Tonsilitis adalah berupa dua buah kelenjar getah bening yang berada pada belakang rongga mulut dan terletak di dekat tenggorokan. Penyakit amandel ini biasanya terjadi pada usia anak-anak dan bisa disembuhkan melalui proses operasi dan obat-obat khusus. Salah satu penyebabnya adalah karena banyaknya kuman-kuman yang masuk pada rongga mulut, sehingga muncullah amandel di kerongkongan.

Factor utama yang menyebabkan penyakit amandel adalah makanan. Lebih dari 70 persen kasus penyakit amandel ini mempunyai factor penyebab makanan. Yang diantaranya adalah gorengan, makanan pedas, minuman dingin, makanan berminyak, dan semua itu bisa memicu untuk berkembangnya bakteri pada kerongkongan

Penyebab amandel


1. Virus dan Bakteri

Penyebab pertama dari penyakit amandel adalah munculnya virus atau bakteri yang membuat kelenjar amandel mengalami peradangan. Virus Epstein-barr dan streptococcus pygones merupakan 2 jenis bakteri dan virus yang dapat membuat infeksi pada bagian amandel.

Bakteri dan virus ini akan membuat bagian amandel menjadi terinfeksi dan pada akhirnya akan mengalami kondisi peradangan, sehingga akan menimbulkan gejala penyakit amandel seperti yang telah disebutkan di atas. Bakteri atau virus ini bisa membuat bagian amandel meradang dan pada akhirnya akan terasa sakit dan tidak dapat berfungsi dengan normal. Hal ini sama seperti penyebab penyakit paling mematikan yang berasal dari penularan virus dan bakteri.

2. Kurang Vitamin C

Penyebab kedua dari penyakit amandel dapat terjadi karena kurangnya daya tahan tubuh. Dan seperti yang telah kita ketahui bersama, Salah satu jenis vitamin yang dapat mendukung tingginya kekuatan daya tahan atau imunitas tubuh adalah vitamin C. Selain itu, vitamin C juga dapat membantu menyembuhkan berbagai macam jens sariawan. Kurangnya vitamin C akan berakibat pada kurangnya imunitas tubuh seseorang. Hal ini akan berakibat tingginya potensi seseorang untuk mengalami peradangan pada bagian amandelnya.

3. Kurang minum

Selanjutnya adalah kurang minum. Minum air putih merupakan salah satu hal yang sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan mineral tubuh sehari-hari. Dengan minum air putih secara rutin, maka kondisi tubuh akan menjadi lebih fit dan memiliki imunitas yang lebih baik. Selain itu, air putih juga dapat mengurangi kesulitan saat menelan makanan.

Kurangnya minum air putih dapat membuat seseorang menderita penyakit amandel. Hal ini dikarenakan kondisi tenggorokan seseorang yang cukup minum akan terasa kering dan akan sangat mudah untuk mengalami peradangan dan infeksi, yang berakibat pada timbulnya penyakit amandel tersebut.

4. Makanan Tidak bersih

Penyebab keempat dari penyakit amandel adalah makanan yang tidak bersih. Makanan yang tidak bersih sudah pasti akan menjadi berbagai biang penyakit di dalam tubuh. Tidak hanya penyakit amandel, makanan tidak bersih dapat membuat sakit perut, diare, muntah – muntah, pusing dan sakit kepala. Makanan yang tidak bersih atau tidak higienis membawa banyak kuman-kuman dan bakteri atau virus. Hal ini akan terbawa masuk ke dalam tubuh, apabila tidak memperhatikan kebersihan makanan yang dikonsumdi.

Ingat, salah satu penyebab amandel adalah karena adanya bakteri atau virus yang menyerang bagian amandel, sehingga apabila dalam makanan tersebut mengandung virus atau bakteri penyebab amandel, maka nantinya bagian amandel akan mengalami infeksi dan peradangan. Hal ini termasuk juga pada kasus lain seperti penyebab asma yang disebabkan oleh virus.

5. Makanan Terlalu pedas

Penyebab amandel yang lainnya adalah ketika anda mengkonsumsi makanan-makanan yang terlalu pedas. Mengkonsumsi makanan- makanan yang terlalu pedas akan menimbulkan efek inflamasi atau peradangan. Tidak hanya pada bagian amandelsaja, namun juga pada bagian tubuh yang lain, seperti tenggorokan, mulut dan lambung.

Bahaya makanan pedas dapat menginfeksi bagian amandel, yang memicu memicu peradangan pada amandel. Hal ini nantinya akan membuat tenggorokan terasa sakit dan perih pada bagian amandel. Kemudian akan membuat anda menjadi sulit untuk menelan makanan, merasakan sakit dan perih pada bagian tenggorokan, dan mungkin akan berefek pada hilangnya suara.

6. Kurang Istirahat

Istirahat merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam proses penyembuhan berbagai macam penyakit. Istirahat dapat membantu mengembalikan daya tahan tubuh agar menjadi lebih baik. Apabila tidak beristirahat dengan baik, makan tubuh akan kelelahan dan memudahkan virus penyebab amandel ini bersarang dalam tubuh.

7. Makanan Berlemak dan MSG tinggi

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, radang amandel dapat terjadi karena faktor makanan yang tidak sehat. Konsumsi lemak dan makanan yang mengandung msg akan memperparah radang amandel yang anda derita karena akan menambah efek inflamasi pada bagian amandel. MSG ini terutama terdapat pada bahaya mie instan dan makanan ringan kemasan.

8. Konsumsi Makanan Bersifat Keras

Dan penyebab penyakit amandel yang terakhir adalah mengkonsumsi makanan yang bersifat keras. Ketika menderita penyakit radang amandel, maka akan mengalami kesulitan dalam menelan makanan dan terasa sakit ketika akan menelan makana. Oleh karena itu, disarankan bagi anda yang menderita radang amandel untuk mengkonsumsi jenis makanan yang lunak, seperti bubur dan jus agar mudah untuk ditelan dan dicerna nantinya. Makan makanan yang keras juga akan menyebabkan amandel mudah luka dan terasa sakit.

Begitulah kiranya postingan saya mengenai beberapa penyebab daripada penyakit amandel. Oh iya gan…, sebagai catatan saya sertakan gejela yang harus agan kenali dari penderita penyakit amandel adalah sebagai berikut,

Gejala Amandel

  • Tengorokan terasa kering, atau rasa mengganjal di tenggorokan (leher)
  • Nyeri saat menelan (menelan ludah ataupun makanan dan minuman) sehingga menjadi malas makan.
  • Nyeri dapat menjalar ke sekitar leher dan telinga.
  • Demam, sakit kepala, kadang menggigil, lemas, nyeri otot.
  • Dapat disertai batuk, pilek, suara serak, mulut berbau, mual, kadang nyeri perut, pembesaran kelenjar getah bening (kelenjar limfe) di sekitar leher.
  • Adakalanya penderita tonsilitis (kronis) mendengkur saat tidur (terutama jika disertai pembesaran kelenjar adenoid (kelenjar yang berada di dinding bagian belakang antara tenggorokan dan rongga hidung).
  • Pada pemeriksaan, dijumpai pembesaran tonsil (amandel), berwarna merah, kadang dijumpai bercak putih (eksudat) pada permukaan tonsil, warna merah yang menandakan peradangan di sekitar tonsil dan tenggorokan.

Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top