Obat Penyakit 74

Share Seputar Obat dan Penyakit

SELAMAT BELAJAR PENGOBATAN HOLISTIK DAN HERBAL

Prosedur Penanganan Tuberkolosis

Prosedur Penanganan Tuberkolosis
Nama Tuberkolosis berasal dari kara Tuberkel yang artinya tonjolan kecil dan keras. Karena dalam penyakit TB terjadi pembentukan tonjolan ketika sistem kekebalan membangun tembok yang mengelilingi bakteri TB dalam paru.

Penyakit Tuberkolosis (TBC) adalah penyakit yang menular dan mematikan yang disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria umumnya mycobacterium tuberculosis, yang menyebabkan terjadinya infeksi pada saluran pernafasan dan banyak menyerang hampinr 90% kebagian paru – paru dibanding dengan organ lain pada tubuh manusia.

Karena TB itu ada yang aktif di paru – paru (TB paru) ataupun TB yang menyebabkan infeksi hingga ke bagian tulang belakang, ginjal dan otak (TB luar paru) yang biasanya banyak ditemukan pada penderita HIV.

Jika kasus TB Luar paru terjadi semua bisa terjadi jika orang tersebut telah menderita Tb tetapi tidak diobati hingga menginfeksi bagian tubuh yang lain ibarat nya TB komplikasi

Cara Mengobati Penyakit TBC Secara Alami 

Penderita yang terserang penyakit TBC ini biasa merasakan demam yang tidak terlalu tinggi tetapi berlangsung cukup lama dan sering mnegeluarkan keringat pada malam hari. Supaya kita bisa mengantisipasi penyakit TBC ini sejak dini, berikut adalah gejala – gejala yang harus di ketahui :
  • Batuk yang terus – menerus dan berdahak selama tiga pekan bahkan lebih
  • Batuk yang berdahak dan disertai darah (batuk darah)
  • Nafsu makan yang berkurang, sehingga terjadi penurunan berat badan
  • Badan sering merasa lemah dan lesu
  • Demam dan meriang yang bisa dirasakan hingga lebih dari satu bulan
  • Sering berkeringat setiap malam hari tanpa alasan yang jelas
  • Sesak nafas atu merasakan nyeri dada
Penyebab Terserangnya Penyakit TBC :
  • Kekurangan Gizi
  • Sering menghirup udara yang terinfeksi TBC
  • Lingkungan yang buruk
Karena jika kita tidak memiliki tubuh yang sehat karena kurangnya gizi yang kita konsumsi sehingga menyebabkan turunnya sistem kekebalan tubuh yang berpengaruh pada kuman TBC yang tadinya tertidur menjadi Kuman TBC yang aktif.
Karena kita sering menghirup udara yang telah terinfeksi TBC dan didalam tubuh kita tidak ada perlindungan untuk menangkal kuman tersebut, hingga kita terserang penyakit TBC.

Cara menangani penyakit bagi penderita paru-paru atau TBC ( tuberculosis )

Pertama,

karena penyakit paru – paru TBC (tuberculosa) termasuk jenis penyakit sangat menular, maka harus diperhatikan kebersihan lingkungannya, agar kuman – kuman TBC tidak menular kepada orang lain. Ludah penderita penyakit TBC (tuberculosis) agar ditampung di suatu tempat khusus yang berisi karbol dan lisol. Demikian juga baju, celana atau pakaian serta peralatan – peralatan makan bagi penderita TBC (tuberculosa) harus ditempatkan terpisah dan dicuci tersendiri.

Kedua,

Penderita TBC (tuberculosis) tidak boleh minum – minuman beralkohol serta segala macam makanan, minuman atau kegiatan yang dapat menyebabkan batuk, seperti merokok, makan goreng – gorengan atau lainnya.

Ketiga,

penderita TBC (tuberculosa) harus lebih banyak beristirahat, tidak banyak bicara dulu, serta pikiran juga harus lebih tenang (rileks). Jika batuknya menjadi jadi, usahakan untuk tidak tidur terlentang, namun berikanlah susunan bantal agar penderita penyakit TBC (tuberculosa) dapat bersandar.

Keempat,

Penderita penyakit TBC (tuberculosis) harus banyak makan buah – buahan dan sayur – sayuran hijau agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Kelima,

segera periksa ke dokter atau rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan perawatan medis.

Ramuan obat tradisional ( cara herbal ) dalam mengobati penyakit paru-paru ( TBC )

Sebelum dibawa ke dokter atau rumah sakit. Berikut ini beberapa ramuan tradisional (cara herbal) untuk mengatasi penyakit paru – paru (TBC/tuberculosis) dan radang paru –paru, yaitu antara lain :
  • -RAMUAN PERTAMA
Bahan-bahannya adalah sediakan akar, daun, bunga, buah serta batang tumbuhan ciplukan dan air sebanyak tiga sampai lima gelas.

Cara membuatnya yaitu semua bahan-bahan yang tersedia terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Kemudian bahan-bahan tersebut direbus hingga mendidih. lalu setelah matang air disaring. Dikonsumsi sehari tiga kali, masing-masing satu gelas.
  • RAMUAN KEDUA
Bahan-bahannya adalah siapkan daun waru satu genggam dan air tiga gelas untuk merebus.

Cara membuatnya yaitu daun waru terlebih dahulu dicuci sampai bersih. Kemudian daun waru direbus hingga mendidih. Biarkan airnya hingga menjadi ¾ nya. Sesudah matang, air disaring. Setelah dingin, Lalu masukkan air gula, kemudian aduk merata. Dikonsumsi tiga kali dalam sehari. Sekali minum sebanyak ¾ gelas.
  • RAMUAN KETIGA
Bahan-bahannya adalah sediakan 3-5 kuntum bunga wijayakusuma yang masih segar, 15 gram gula aren serta air sebanyak tiga gelas.

Cara membuatnya yaitu bunga wijayakusuma dicuci sampai bersih. Kemudian bunga wijayakusuma tersebut direbus hingga mendidih. Biarkan airnya hingga menjadi satu gelas. Lalu masukkan gula aren 15 gram kedalamnya. Setelah itu, angkat dan dinginkan lalu disaring. Dikonsumsi dua kali sehari, sekali minum sebanyak setengah gelas.
  •  RAMUAN KEEMPAT
Bahan-bahannya adalah sediakan 3-5 lembar daun jinten, satu biji pranajiwa, satu sendok teh daun meniran, satu jari bidara upas,  gula jawa dan satu gelas air.

Cara membuatnya yaitu semua bahan ditumbuk kasar.  Kemudian direbus sampai mendidih selama sepuluh menit. Lalu masukkan sedikit gula jawa kedalamnya. Aduk merata, setelah itu disaring. Dikonsumsi sehari dua kali, sekali minum sebanyak setengah gelas. Setiap harinya sebaiknya membuat rebusan yang baru.
  • RAMUAN TRADISIONAL ALAMI KELIMA
Bahan-bahannya adalah siapkan bubuk kering sambiloto sebanyak 3-4 ½ gram.

Cara membuatnya yaitu bubuk sambiloto tersebut diseduh menggunakan air mendidih. lalu biarkan dingin. Kemudian masukkan madu secukupnya kedalam seduhan, aduk hingga merata. Dikonsumsi sekali minum langsung habis
  • RAMUAN KE ENAM
Bahan-bahannya adalah sediakan satu genggam umbi patikan kerbau segar serta air dua gelas.

Cara membuatnya yaitu umbi patikan kerbau dibersihkan. Lalu direbus sampai mendidih. Dikonsumsi sehari tiga kali.
  • RAMUAN KE TUJUH
Bahan-bahannya adalah siapkan belimbing manis lima buah, madu murni dua sendok makan.

Cara membuatnya yaitu buah belimbing terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Setelah itu, buah belimbing diparut (diambil airnya).  Kemudian tambahkan madu kedalamnya. Lalu aduk merata. Diminum sehari dua kali, masing-masing sebanyak dua sendok makan dalam sekali minum.
  • RAMUAN KEDELAPAN
Segenggam pucuk daun Anom (sejenis pare yang kulitnya bintik-bintik) Adas pulosari 1 cangkir Gula aren 2 sendok makan

Cara buat Daun pare anom dengan adas pulosari dicampur dengan sepanci air (secukupnya). Rebus dengan diatas api (kompor gas) dinyalakan kecil saja, biarkan sampai mendidih. Panci harus ditutup rapat ketika merebus kedua bahan tersebut dan biarkan airnya menjadi seperempat dari total air yang dimasukkan. Setelah itu angkat dari atas api, campurkan dengan gula aren tadi, aduh sampai merata. Biarkan rebusan tadi menjadi dingin. Minumlah air ramuan tadi setiap pagi hari. siang dan malam, sekali minum sebanyak 1 gelas belimbing saja.

Jika ramuan ini diminum secara rutin selama 3 bulan, niscaya paru-parunya akan sehat dan penyakit TBC bisa disembuhkan InsyaAllahu ta'alaa , juga tubuhnya akan lebih sehat dan segar. Lihatlah perubahannya selama 3 bulan.

Makanan yang dianjurkan :

1. Makanlah berbagai macam buah segar dan sayuran setiap hari, tetapi tetap dalam jumlah kalori yang direkomendasikan Pilih sayuran yang berbeda dari berbagai jenis seperti sayuran hijau tua, sayuran berwarna oranye, kacang, dll.

2. Susu atau produk susu harus dikonsumsi setidaknya 3 kali sehari air gunakan susu ETAWA ATAU KEFIR, Kalsium dalam susu sangat penting dalam membangun kesehatan tulang pasien TBC.

3. Untuk produk daging, pilihlah daging tanpa lemak atau rendah lemak. 10 persen asupan kalori harian harus berasal dari lemak jenuh dan sekitar 200 mg kolesterol. Jagalah asupan total lemak dan minyak antara 25 - 30 persen kalori harian. Sebagian besar lemak harus berasal dari lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam makanan seperti ikan, kacang-kacangan dan minyak sayur.

4. Makanlah berbagai macam makanan yang kaya protein seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.

Makanlah makanan kecil sepanjang hari dengan rentang waktu yang singkat. Pastikan agar tubuh mendapat cukup asupan cairan dan garam dalam makanan.

5. Makanan untuk pasien TB harus sederhana, dipersiapkan dengan baik dan mudah dicerna. Makanan yang lebih berat baru dapat diberikan kepada pasien setelah kondisinya sangat membaik

Sedangkan makanan yang harus dihindari atau dipantang oleh pasien TBC antara lain:

1. Gula halus dan gula olahan harus dihindari oleh penderita TBC. Contohnya seperti roti putih, gula putih, sereal dan makanan manis seperti kue dan puding.

2. Saus yang kaya akan natrium dan gula juga harus dihindari. Saus apel atau saus cranberry dapat dijadikan alternatif.

3. Teh kental dan kopi yang mengandung banyak kafein harus dihindari karena kafein adalah stimulan TBC. Tapi menurut University of Maryland Medical Center, teh hijau yang bebas kafein dapat diminum bersama dengan pengobatan TBC karena mengandung antioksidan.

4. Acar banyak mengandung natrium. Karena asupan natrium pada penderita TBC harus dibatasi, maka acar juga sebaiknya dihindari. Sebanyak 1 - 2 ons acar mengandung 850 miligram natrium.

5. Pasien TBC dilarang keras mengkonsumsi alkohol atau minuman beralkohol selama menjalani pengobatan.

6.Jeruk Nipis, Pisang Mauli, Cabe, Durian,nanas, kedongdong, Jeruk Purut, Minuman Soda, Air Es, Singkong, Tape, Rokok, dan Pantangan Umum
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top