Penyakit exim dalam bahasa ilmiah disebut sebagai
dermatitis. Dermatitis merupakan istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang
seperti meradang dan iritasi. Dapat dikatakan bahwa penyakit ini dapat dengan
mudah dijumpai menyerang kulit. Peradangan ini dapat menyerang di mana saja di
seluruh bagian tubuh. Namun radang disertai iritasi ini pada umumnya menyerang
bagian tangan dan kaki. Exim jenis dermatitis atopik adalah yang paling banyak
ditemui terjadi pada orang Indonesia. Bentuk penyakit ini bermacam, mulai dari
yang ringan dengan kulit kemerahan hingga bentuk yang berat yang disertai
bengkak dan bernanah.
Gejala penyakit exim akan muncul pada usia anak-anak,
pada saat usia mereka diatas dua tahun. Meskipun begitu, sebenarnya penyakit
ini dapat menyerang segala umur, mulai dari bayi hingga lanjut usia. Sebagian
besar anak-anak akan sembut sebelum usia lima tahun tapi sebagian kecil terus
mengalami exim hingga dewasa. Pada beberapa kasus, seiring bertambahnya usia,
maka exim akan menghilang. Namun beberapa akan menderita penyakit exim seumur
hidupnya. Oleh karena itu pengobatan yang tepat dapat mengendalikan exim supaya
tidak kambuh.
GEJALA :
Gejala yang paling utama bagi penderita exim adalah rasa
gatal yang tidak tertahankan di bagian yang terkena exim. Gejala tersebut
disertai dengan kulit bersisik, peradangan dan bersifat kambuh-kambuhan yang
mana akan dirasakan di bagian yang gatal. Kadang sebelum adanya tanda di kulit,
rasa gatal sudah muncul. Kulit kemerahan umumnya muncul pada tangan, wajah,
lutut, kaki dan beberapa bagian tubuh lainnya. Selain itu, pada kulit yang
terkena gejala penyakit tersebut menebal, sangat kering atau menjadi keropeng.
Pada pemiik kulit putih, kulit yang terkena exim ini akan
mempunyai warna merah muda kemudian lama kelamaan menjadi coklat. Sedangkan
pada kulit yang lebih gelap, gejalanya akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga
dapat menjadi lebih terang atau lebih gelap. Exim sendiri adalah penyakit
episodik, sehingga terkadang kulit akan membaik, lalu memburuk lagi dan begitu
seterusnya.
PENYEBAB :
Menurut orang awam, penyakit exim adalah penyakit yang
menular. Hal ini dilihat dari keadaan penderita yang pada umumnya kurang
memperhatikan kebersihan, sehingga disimpulkan bahwa penyakit exim ini menular.
Padahal penyakit exim ini dapat juga dipengaruhi faktor genetik. Namun
sebenarnya apa penyebab penyakit exim ini belum diketahui pasti. Exim
berhubungan dengan aktifitas daya tahan tubuh yang berlebihan, itu menurut para
ahli.
Hal ini menyebabkan tubuh melakukan reaksi yang
berlebihan terhadap iritan atau bakteri yang sebenarnya tidak berbahaya bagi
kulit. Oleh karena itu, penyakit ini banyak ditemukan pada keluarga yang
memiliki riwayat penyakit asma. Beberapa penyebab yang diperkirakan adalah
kulit kering, iritasi sabun dan detergen, atau bahan kimia lainnya. Selian itu
kondisi stres, alergi dan infeksi patogen juga dapat menyebabkan penyakit ini.
HERBA HPAI :
- Sabun Propolis HPAI : sabun untuk mandi
- Minyak Zaitun : oleskan untuk mebersihkan
- Procumin Habbasaud : 2 kapsul x 3
- Madu SJ : 2 sdm x 3
- Kopi Radix + Siena 2 kapsul cangang dilepas : 3 hari
saja dan bisa dilakukan kembali jika diperlukan.
