Siapa yang tidak pernah merasakan sakit perut…., seperti yang telah kita ketahui, sakit perut adalah keluhan umum yang sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Namun terkadang yang musti diwaspadai, adakalanya sakit perut yang kita alami, tidak hanya bersumber dari perut itu sendiri. Ada beberapa macam sakit perut yang justru menandakan penyakit yang lebih serius.
Gangguan pada organ-organ di sekitar perut seperti ginjal dan empedu bisa juga bisa berdampak pada kondisi perut. sakit yang muncul pada bagian perut tentu berbeda-beda tergantung penyebabnya. Ada yang terasa di perut bagian atas, samping atau menjalar ke mana-mana.
Dari beberapa sakit yang mungkin kita alami pada bagian perut, ada beberapa jenis diantaranya yang bisa menandakan adanya pemnyakit lain. Bahkan mungkin, lebih dari sakit perut biasa dan memerlukan penanganan lebih lanjut dari dokter ahli.
Adapun jenis sakit perutnya adalah sebagai berikut
1. Kram di perut bagian tengah
Kram yang memburuk saat kita sedang makan sesuatu dan akan mereda dengan sendirinya setelah buang air besar, biasanya menandakan Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau sindrom perut sensitif. Pengatasannya cukup dengan menghindari makanan penyebab kekambuhan. Dan perlu diwaspadai jika disertai darah dan penurunan berat badan. Lebih lanjut Dr Anton Emmaniel dari University College Hospital mengatakan, gangguan ini bisa menandakan kanker usus besar. Bisa juga berarti infeksi norovirus jika disertai demam yang tidak hilang dengan pemberian parasetamol.
2. Kram di perut bagian bawah
Kondisi ini bisa menandakan colitis atau diverticulitis, yakni kondisi peradangan pada usus besar. Penyebabnya adalah infeksi akut di saluran pencernaan dan bisa diatasi dengan antibiotik. Pada keadaan yang seperti ini, perlu adanya kewaspadaan dari perempuan-perempuan yang merasakan nyeri sampai pada daerah panggul dan tidak hilang hingga 2 pekan dengan disertai oleh penurunan berat badan. Dan untuk kasus yang seperti ini Dr Emmanuel menyarankan untuk periksa kemungkinan fibroid, endometriosis atau kanker rahim.
3. Rasa terbakar di belakang tulang dada dan memburuk saat lapar
Biasanya kondisi ini disebabkan oleh gastritis, sejenis radang pada dinding lambung. Keluhan ini akan hilang dengan sendirinya, saat si penderita menghindari penyebab dari sakit yang berbeda-beda pada setiap individu, bisa karena alkohol atau makanan pedas. Jika tidak ditemukan penyebab yang pasti, dan keluhan tidak hilang selama 2 pekan dan disertai hilangnya nafsu makan, maka perlu diperiksakan ke dokter. Dr Emmanuel mengatakan ada kemungkinan kanker usus, atau bisa juga kanker pankreas jika memburuk saat berbaring.
4. Nyeri di perut bagian atas
Nyeri seperti ini sering disebut sebagai nyeri dada yang disebabkan oleh refluks atau naiknya asam lambung menuju kerongkongan. Istilah lainnya adalah GERD (Gastro Esophagial Reflux Disease). Pengobatannya cukup dengan antasida yang sering dipakai sebagai obat maag. Namun demikian, Dr emmanuel mengingatkan, keluahan ini perlu diwaspadai sebagai gejala kanker saluran cerna jika disertai nyeri saat menelan atau bahkan makanannya sering tersangkut di kerongkongan. Terlebih jika disertai penurunan berat badan.
5. Rasa tak nyaman di bagian kanan atas perut
Jika gejala ataupun rasa nyerinya memburuk saat banyak makan lemak, bisa jadi itu adalah gejala pembentukan karang empedu atau gallstones. Karang empedu tersebut terbentuk dari kolesterol yang terperangkap di kantong empedu. Apabila nyeri tidak kunjung hilang, sering kambuh atau disertai demam maka sebaiknya diperiksakan ke dokter. Selain untuk mengeluarkan karang empedu, juga untuk memastikan tidak adanya kanker di bagian tersebut.
6. Nyeri intens di bagian panggul
Jika disertai demam, maka ada kemungkinan tejadi infeksi pada ginjal. Jika disertai susah buang air kecil, bisa juga menandakan adanya pembentukan batu ginjal. Kristal kalsium yang berasal dari sisa metabolisme bisa menumpuk di ginjal, lalu membentuk batu di bagian tersebut. Beberapa obat atau ramuan bisa diberikan oleh dokter untuk meluruhkan batu ginjal. Alternatifnya, atau kalau tidak berhasil, operasi bisa dilakukan untuk mengeluarkan batu ginjal.
7. Nyeri di perut bagian tengah yang menjalar ke samping
Biasanya menandakan appendicitis atau radang pada usus buntu, bagian dari usus besar yang selalu menjadi kontroversi terkait fungsinya di dalam tubuh. Diagnosisnya tidak mudah, karena itu disarankna untuk periksa ke dokter untuk memastikan. Kalaupun harus operasi, tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Yang perlu diwaspadai dalam hal ini adalah jika disertai pembengkakan perut dan denyut jantung yang berpacu tak beraturan. Gejala ini bisa menandakan pecahnya usus buntu maupun peritonitis atau radang selaput perut.
Bagaimana agan dan aganwati…., apakah agan dan aganwati pernah merasakan rasa sakit yang ciri-cirinya seperti di atas…., kalau pernah, maka hati-hatilah….he…he….
.jpg)